Siapa nggak kenal BBM.?
Anak muda jaman sekarang kalau kenalan nggak ada yang tanya nomor handphone,sekarang tanyanya PIN BB.
Jadi malu kalau ditanya tp nggak punya. Hehe..
"pin bb kamu berapa? "
"kasih pin bb-nya donk.!"
Itulah kata-kata yang sering kita dengar.
Aku sendiri masih bibgung kenapa banyak orang memilih Blackberry,aoa sih hebatnya?
Selain memiliki koneksi internet yang bagus.gadget ini memiliki keunikan tersendiri karena RIM selaku pemilik hak dagang dan sistem BlackBerry telah merancang satu sistem yang dinamakan PIN. Fungsi PIN yg diciptakan bukanlah PIN untuk menyalakan HP atau sistem keamanan dari SIM card tapi adalah sederetan alfanumerik yang unik yang berfungsi sebagai pengenal supaya apa yang dikirim bisa sampai dengan TEPAT.
Jika satu handset BlackBerry dilaporkan hilang/dicuri atau alasan lain, maka RIM akan mengeluarkan PIN tersebut dari server/sistem dan secara otomatis PIN tersebut tidak akan lagi dikenali dan tidak akan bisa dipakai lagi untuk ber-internet. Untuk PIN yang mengalami hal ini disebut SUSPEND.
Tapi setiap ciptaan manusia pasti ada kelemahannya.ok. sob, nggak perlu panjang lebar lagi disini kita akan membahas bagaimana mengatasi BB yang lemot.barangkali sobat pernah mengalaminya.penyebab lemotnya BB itu macam-macam.
* Memori ‘history’ di browser yang jarang dihapus
* Memori di ‘Log Event’
* Aplikasi yang dibuka bersamaan terlalu banyak
* Conversation yang tidak di tutup, seperti : BBM, YM, Gtalk, PingChat
Solusinya adalah
1. Cache Cleaning: Masuk ke Browser -> Tekan Logo-> Pilih Options-> Pilih Cache Operations-> Tekan ke 4 tombol Clear -> Selesai
2. Event Log Cleaning Homescreen -> Tekan tombol ALT ( ditahan) -> Tekan huruf L-G-L-G ( secara berurutan) -> tekan Logo -> Pilih Clear Log -> Deleted -> Selesai
3. Memori Cleaner Options -> Security Options -> Memory Cleaning -> Status disabled diubah menjadi enabled-> Perhatikan 4 baris di bawah menu Memory Cleaning , terdapat tulisan‘SHOW ICON ON HOME SCREEN’ tekan dan diubah dari ‘NO’ ke ‘YES’ -> Tekan tombol Return ( panah memutar) lalu Save Changes -> Lalu kembali ke ‘HomeScreen’ dan cari icon baru memory cleaner ( iconnya mirip dengan gambar printer) -> Klik -> Selesai
4. Soft Reset ditekan bersamaan dengan tombol ALT -Caps/tombol aA ( yang ada disebelah kanan dekat dengantombol sym) – Tombol Del -> Selesai ->akan restart( kalo di PC atau Laptop dikenal dengan istilah REBOOT)
5. Hard Reset biasa dikenal pula dengan istilah‘Cabut Baterai’, hal ini dilakukan untuk mengetahui atau memastikan bahwa tidak ada lagi energi / daya listrik yang tertinggal . Biarkan selama 3 menit kemudian pasang kembali baterai.
Anak muda jaman sekarang kalau kenalan nggak ada yang tanya nomor handphone,sekarang tanyanya PIN BB.
Jadi malu kalau ditanya tp nggak punya. Hehe..
"pin bb kamu berapa? "
"kasih pin bb-nya donk.!"
Itulah kata-kata yang sering kita dengar.
Aku sendiri masih bibgung kenapa banyak orang memilih Blackberry,aoa sih hebatnya?
Selain memiliki koneksi internet yang bagus.gadget ini memiliki keunikan tersendiri karena RIM selaku pemilik hak dagang dan sistem BlackBerry telah merancang satu sistem yang dinamakan PIN. Fungsi PIN yg diciptakan bukanlah PIN untuk menyalakan HP atau sistem keamanan dari SIM card tapi adalah sederetan alfanumerik yang unik yang berfungsi sebagai pengenal supaya apa yang dikirim bisa sampai dengan TEPAT.
Jika satu handset BlackBerry dilaporkan hilang/dicuri atau alasan lain, maka RIM akan mengeluarkan PIN tersebut dari server/sistem dan secara otomatis PIN tersebut tidak akan lagi dikenali dan tidak akan bisa dipakai lagi untuk ber-internet. Untuk PIN yang mengalami hal ini disebut SUSPEND.
Tapi setiap ciptaan manusia pasti ada kelemahannya.ok. sob, nggak perlu panjang lebar lagi disini kita akan membahas bagaimana mengatasi BB yang lemot.barangkali sobat pernah mengalaminya.penyebab lemotnya BB itu macam-macam.
* Memori ‘history’ di browser yang jarang dihapus
* Memori di ‘Log Event’
* Aplikasi yang dibuka bersamaan terlalu banyak
* Conversation yang tidak di tutup, seperti : BBM, YM, Gtalk, PingChat
Solusinya adalah
1. Cache Cleaning: Masuk ke Browser -> Tekan Logo-> Pilih Options-> Pilih Cache Operations-> Tekan ke 4 tombol Clear -> Selesai
2. Event Log Cleaning Homescreen -> Tekan tombol ALT ( ditahan) -> Tekan huruf L-G-L-G ( secara berurutan) -> tekan Logo -> Pilih Clear Log -> Deleted -> Selesai
3. Memori Cleaner Options -> Security Options -> Memory Cleaning -> Status disabled diubah menjadi enabled-> Perhatikan 4 baris di bawah menu Memory Cleaning , terdapat tulisan‘SHOW ICON ON HOME SCREEN’ tekan dan diubah dari ‘NO’ ke ‘YES’ -> Tekan tombol Return ( panah memutar) lalu Save Changes -> Lalu kembali ke ‘HomeScreen’ dan cari icon baru memory cleaner ( iconnya mirip dengan gambar printer) -> Klik -> Selesai
4. Soft Reset ditekan bersamaan dengan tombol ALT -Caps/tombol aA ( yang ada disebelah kanan dekat dengantombol sym) – Tombol Del -> Selesai ->akan restart( kalo di PC atau Laptop dikenal dengan istilah REBOOT)
5. Hard Reset biasa dikenal pula dengan istilah‘Cabut Baterai’, hal ini dilakukan untuk mengetahui atau memastikan bahwa tidak ada lagi energi / daya listrik yang tertinggal . Biarkan selama 3 menit kemudian pasang kembali baterai.


*.4. Hindari penggunaan Live WallpaperLive Wallpaper, meskipun dapat menghidupkan homescreen Android namun sebetulnya menguras banyak daya baterai. Anda mungkin tidak menyadari berapa fps / frame per detik Live Wallpapersepanjang waktu beroperasi.Menggunakan Live Wallpaper sama dengan Anda bermain game tanpa henti. Maka dari itu, untuk menjaga kestabilan performa dan daya, sesegera mungkin ganti wallpaper Android Anda dengan gambar maupun foto biasa yang Anda sukai.*.5. Buang widget yang tidak perluPengaruh widget terhadap homescreen Android masih segaris dengan penggunaan Live Wallpaper.Pemakaian widget besar dan berlebihan dapat membuat kinerja Android buruk, terlebih untuk widget real-time yang selalu update setiap jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, gunakan widget yang sekiranya penting untuk kebutuhan Anda sehari-hari dan hilangkan widget yang hanya bisa memenuhi layar homescreen saja.*.6. Perhatikan aplikasi yang Anda installDemi menjaga performa Android agar menjadi lebih efisien, sekiranya Anda harus berfikir dulu sebelum menginstall aplikasi.Perhatikan aplikasi yang ingin di install dan aplikasi yang sudah terinstall. Periksa apakah ada aplikasi yang memiliki fungsi sama misalkan browser. Jika Anda ingin memasang Opera Mini padahal sudah ada Browser bawaan, untuk apa? Pilih salah satu dari keduanya lalu eliminasi. Saya pribadi selalu membuang aplikasi Gallery bawaan dan menggantinya dengan QuickPic karena aplikasi nya ringan dan simple.Penggunaan banyak aplikasi Optimizer (RAM Optimizer, Battery Optimizer, dst) juga bukan lah solusi yang bagus untuk memperlancar performa Android. GunakanOptimizer yang Anda percaya mampu meringankan kinerja handheld Anda dan buang Optimizer-optimizer serupa yang Anda pakai.*.7. Pilih Launcher yang tepatSebagian Launcher bawaan smartphone biasanya tidak begitu bagus dari segi tampilan maupun performa. Rata-rata dari Launcher tersebut biasanya juga memiliki fitur yang minim.Saat ini sudah ada banyak pilihan aplikasi Launcher yang menawarkan banyak keunggulan dibanding Launcher bawaan. Salah satu yang menurut saya bagus dan layak untuk Anda coba yaitu Nova Launcher. Jadi, tunggu apa lagi?Jangan menggunakan Launcher yang berat, nge-lag, berukuran besar, meskipun Anda di iming-imingi berbagai macam fitur.*.8. Gunakan Memory Card (SDCard) yang baikSelengkapnya mengenai SDCard mulai dariklasifikasi sampai dengan tips mengukur kecepatan SDCard sudah dibahas di artikelCara Memilih SDCard Yang Baik Untuk Android.*.9. Lakukan Factory Reset berkalaHal ini terkait dengan masa pemakaian smartphone Android. Ada kalanya Anda harus melakukan Factory Reset berkala guna me-refresh sistem Android, paling tidak tiga atau empat sebulan sekali guna menghapus cache maupun dump file yangsudah lama menumpuk. Selain itu Factory Reset juga dapat mengembalikan performa Android Anda yang hilang.Factory Reset tidak akan mengembalikan aplikasi bawaan / bloatware yang telah dihapus (kecuali jika Anda lakukan flashing ulang). Yang perlu di ingat, backup data-data seperti pesan dan kontak dan juga aplikasi-aplikasi Anda sebelum melakukan Factory Reset.*.10. Root dan Mod Android AndaBanyak orang menyarankan bahwa denganmelakukan rooting dan modding dapat membantu meningkatkan performa Android Anda.Ya, itu benar. Memakai custom ROM merupakan jalan satu-satunya yang paling cocok untuk Anda yang menginginkan kinerja dan fitur melimpah secara instan. Apa lagi jika Anda merupakan pengguna smartphone lawas yang sudah tidak mendapatkan support update perangkat lunak lagi dari pabrik.Yang paling penting, paling tidak Anda tahu persis apa yang akan Anda lakukan ketika ada sebuah tutorial sepertiCara Menambah RAM dan Mempercepat Performa Androiddidepan mata Anda. Apakah Anda bisa menerapkannya atau tidak, apakah cara seperti itu efektif untuk kebutuhan handheld Anda atau tidak, selalu baca dan pahami sampai Anda mengerti sebelum Anda lakukan eksekusi.




